Jejak Sekutu di Jayapura

Kawasan Depapre di Kabupaten Jayapura bukan hanya lokasi tepat untuk menikmati suasana pantai. Tapi juga menjelajahi pesona sejarah. Jadi saat anda mau bersantai di pantai Depapre, jangan lupa singgah sejenak di situs sejarah dan cagar budaya Kabupaten Jayapura.

Sejarah menorehkan, pasukan sekutu pada Perang Dunia ke II mengepung pasukan Jepang yang memiliki pangkalan di Sentani. Pengepungan dilakukan dari Depapre dan Pantai Hamadi. Untuk itulah tangki-tangki minyak dibangun bersamaan dengan dermaga kapal perang. Depapre saat itu menjadi titik penting, karena dari kawasan inilah pasukan sekutu menyerang Jepang yang bermarkas di Lapangan Sentani.

Kini, tak kurang ada sekitar 23 tangki tersebar di Depapre. Salah satunya di pinggiran jalan menuju Pantai Tablanusu dan Pulau Tablasupa. Dahulu tangki-tangki yang menjadi bukti sejarah ini, digunakan tentara sekutu untuk mengisi avtur maupun bensin dan solar.

 

Pendaratan sekutu di Papua terjadi tahun 1944 dipimpin oleh  Jenderal Douglas Mac Arthur. Pada saat itu Kota Jayapura disebut sebagai base G, dan nama ini melekat pada kawasan tempat pangkalan angkatan laut dan lokasi pergudangan hingga sekarang. Saat itu sebelas  dermaga dibangun di sekitar Teluk Imbi di Kota Jayapura, yang hingga sekarang bmemiliki nama Dok II, Dok IV, Dok V, dan seterusnya.