Alat musik Tifa Papua

Cerita Tabuhan Alat Musik Tifa Papua yang Membahana

Tifa, merupakan alat musik tradisional dari wilayah Timur Indonesia, termasuk di Papua. Selain di Papua dan Maluku, Tifa juga merupakan alat musik yang menjadi bagian budaya Melanesia di Pasifik, termasuk Selat Torres di Australia, sekaligus menjadi bukti masa silam akan lintasan budaya Pasifik dan Oceania.

Tabuhan alat musik Tifa menjadi saksi rekaman budaya sejak jaman batu pada kegiatan berburu dan meramu pada masa itu. Sejak dahulu, alunan Tifa sekaligus menjadi ekspresi nilai spiritual dan simbol interaksi antar manusia. Inilah alat musik yang terbuat dari balok kayu yang dibuat berongga di bagian tengah, sehingga berbentuk layaknya tabung. Kayu yang digunakan adalah kayu Lenggua yang terkenal sangat kuat, merupakan batang kayu khas Papua.

Tifa Papua
Tifa Papua

Di sekitar tabung kayu, terukir indah pahatan dengan ulir khas Papua. Bagian atas yang ditabuh, ditutup kulit rusa, atau kulit buaya sehingga menghasilkan suara khas yang dinamis. Alat musik Tifa Papua ini, biasanya dimainkan oleh lelaki dewasa dengan cara dipukul serupa gendang. Irama rancak membahana, dipukul bertalu-talu, hingga membuat suasana meriah. Alat musik Tifa ini sekaligus dijadikan sebagai pengatur irama, mengiringi masyarakat dalam sukacita pesta adat hingga perang.

Namun, bagi masyarakat Papua, Tifa bukan hanya sekedar alat musik yang ditabuh. Tifa tidak bisa sembarangan dimainkan begitu saja. Dalam setiap rumah adat, pastilah ada keberadaan Tifa. Namun, harus ada izin dari kepala suku atau Ondofolo/Ondoafi untuk memainkannya. Alat musik Tifa ini umumnya dimainkan dalam acara sukacita, atau dimainkan saat upacara-upacara besar dan peringatan tertentu.

Nah, inilah yang menjadi bagian penting dalam setiap perhelatan Festival Danau Sentani yang telah berlangsung sejak tahun 2017. Sehingga membuat tarian tradisional yang dipertontonkan dalam Festival Danau Sentani semakin meriah dan membahana.

Inilah warisan budaya yang memiliki makna filosofis bagi masyarakat Papua untuk menggerakkan masyarakat berkumpul bersama. Dahulu, masyarakat akan bergerak menuju arah tabuhan Tifa, berpadu dalam irama, sekaligus menjadi pemersatu serta kebersamaan dalam bunyi dan gerak. Tabuhan alat musik Tifa ini telah menyatukan masyarakat Papua sejak lama. Menjadi warisan budaya dan menjadi saksi perkembangan peradaban bumi Papua yang tak tergerus oleh waktu.

Related Posts