Kampung Yokiwa Sentanti Jayapura

Bertandang Ke Kampung Yokiwa

Boleh dibilang, Danau Sentani merupakan kebanggaan masyarakat Papua di Kabupaten Jayapura. Maka tak heran, bila Danau Sentani yang membentang seluas lebih dari 9.300 hektar ini menjadi daya tarik wisatawan. Salah satunya adalah dengan banyaknya tersebar kampung-kampung adat di sekitar Danau Sentani ini.

Selain Kampung Abar yang menghasilkan tembikar dan Kampung Asei sebagai kampung pengrajin lukisan kulit kayu, salah satu kampung yang akan kita bahas disini adalah Kampung Yokiwa. Berada di Sentani Timur, Kampung Yokiwa terletak tak jauh dari muara Danau Sentani yang airnya mengalir menuju lautan.

Baca juga: Berkenalan dengan si cantik Danau Sentani

Pintu Gerbang Kampung Yokiwa
Pintu Gerbang Kampung Yokiwa

Nah, kalau kamu berkesempatan main ke Kabupaten Jayapura, sempatkanlah datang ke Kampung Yokiwa ini di pagi hari. Nikmati udara sejuk dengan air semilir, diimbuhi kicauan burung. Perahu kecil yang membawa kami dari dermaga Pantai Khalkote melintasi Kali Yaifuri yang membelah kampung. Karena rendahnya kedalaman air, kapal tak bisa langsung mendarat di pintu utamanya.

Kita akan berhenti di dermaga kayu yang dibangun memanjang di pinggiran kampung. Benar-benar berjalan sambil melihat ikan-ikan kecil berenang di kejernihan air. Kalau kamu berani, tak ada salahnya mencoba berenang di pinggiran dermaga kayu ini seperti yang dilakukan oleh anak-anak setempat.

Kali Yaifuri di Kampung Yokiwa
Kali Yaifuri
Kali Yaifuri Kampung Yokiwa dari atas
Kali Yaifuri dari atas. (Drone by: Ayojalanjalan.com)

Kalau bertandang ke Kampung Yokiwa ini, bisa dilakukan sebelum kamu mampir ke Danau Love atau Danau Imfote yang cantik. Perjalanan dari pusat kota bisa ditempuh sekitar 50 menit menggunakan kendaraan bermotor. Namun lebih nikmat rasanya menggunakan perahu menyusuri Danau Sentani seperti yang kami lakukan.

Kecantikan Kampung Yokiwa dengan sungai bersih yang membelah hingga muara Danau Sentani, menjadikan desa ini dijadikan pusat perayaan Hari Air Sedunia yang berlangsung tanggal 21 Maret 2018 silam.

Masih butuh alasan untuk datang ke Kabupaten Jayapura?

Related Posts