Patung Yesus di Danau Sentani

Unik, Patung Yesus di Tengah Danau Sentani

Satu lokasi unik yang bisa kamu datangi saat menjelajah Danau Sentani adalah patung Yesus ini.

Kenapa unik? Jika umumnya patung Yesus dibangun di dataran tinggi dengan ukuran yang besar dan tinggi menjulang seperti di wilayah lain, di Papua, patung Tuhan Yesus didirikan di tengah Danau Sentani.

Mobil yang kami tumpangi saat berwisata di sekitar Danau Sentani berhenti tepat di dermaga Kampung Yobe. Patung ini sebenarnya sudah terlihat oleh kami saat masih berada di ketinggian Desa Netar dan memutuskan untuk turun melihat dari dekat.

Patung Yesus atau yang lebih dikenal dengan nama “Tugu Pekabaran Injil” ini dibangun pada tahun 2016 tepat berada di tengah Danau Sentani tak jauh dari dermaga Kampung Yobe. Hanya dibutuhkan waktu sekitar kurang dari 5 menit untuk mencapai patung tersebut di tengah danau.

Patung Tuhan Yesus di Sentani

Patung Yesus di Danau Sentani dari ketinggian
Patung Yesus dilihat dari Desa Netar.

Dari dekat, kita bisa melihat telunjuk patung Yesus tepat mengarah ke arah Gereja GKI INRI Phulende. Gereja ini merupakan lokasi pertama tempat penyebaran agama Kristen di sekitar Danau Sentani. Tepatnya yaitu 1 Mei 1926. Tinggi patung hanya beberapa meter saja. Disekelilingnya terdapat 8 patung malaikat bersayap berukuran kecil yang mengelilingi patung. Masing-masing memegang terompet dan menghadap ke seluruh penjuru danau.

Penyebaran agama Kristen saat itu berawal dari Kampung Ifar Besar yang berada tak jauh dari lokasi patung. Dibangunnya patung Tuhan Yesus di tengah Danau Sentani ini sekaligus menjadi peringatan tepat satu abad agama Kristen masuk ke Kabupaten Jayapura.

Kini, patung injil yang dibangun tahun 2016 itu perlahan menjadi salah satu titik wisata di Danau Sentani. Jadi, pastikan kamu mampir kesini dulu sambil menikmati keindahan Danau Sentani. Dari sana, tak ada salahnya melanjutkan perjalanan menuju kampung penghasil tembikar di Desa Abar.

Satu hal lagi, saat yang tepat untuk mengunjungi patung Tuhan Yesus ini adalah menjelang sore, karena kamu juga bisa sambil menikmati sunset yang menjadi latar memikat patung ini, diimbuhi semburat keemasan ufuk langit senja.

Related Posts