Pegunungan Cycloop Jayapura

Pegunungan Cycloop, Sang Benteng Alami Jayapura

Jika berkesempatan berkunjung ke Kabupaten Jayapura, kamu baka disuguhkan dengan pemandangan alam nan asri dan relatif masih alami. Salah satu yang bisa kamu lihat dengan jelas adalah Pegunungan Cycloops.

Sering disebut dengan Siklop, Dobonsolo, atau Dafonsoro, Pegunungan Cycloop ini merupakan jajaran pegunungan yang membentang dari barat ke timur sejauh 36 kilometer. Ketika mendarat di bandara Sentani, kami melihat Pegunungan Cycloop ini seolah menjadi benteng antara Kabupaten dan Kota Jayapura, memisahkan Danau Sentani dan Samudera Pasifik.

Pegunungan Cycloop dari Danau Sentani
Pegunungan Cycloop dari Danau Sentani

Kata ‘cycloop’ yang disematkan pada pegunungan ini ternyata berasal dari bahasa Belanda “Cycoon Op” yang memiliki arti awan-awan kecil yang berada di puncak gunung. Pegunungan yang terletak di wilayah administratif Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura ini memiliki puncak tertinggi, diantaranya Gunung Dafonsoro (1.580 mdpl), Gunung Butefon (1.450 mdpl), dan Gunung Robhong (1.970 mdpl).

Pegunungan Cycloop diresmikan sebagai cagar alam pada tahun 1978 dan dikukuhkan pada tahun 1987. Data tahun 2012, mencatat luas cagar alam Pegunungan Cycloop ini mencapai 31.479 hektar dan memiliki beberapa ekosistem yaitu hutan hujan dataran rendah, hutan pegunungan, hutan sekunder, dan padang rumput.

Keseluruhan ekosistem tersebut merupakan ekosistem alami. Karenanya ada berbagai macam flora dan fauna luar biasa yang bakal kamu temui di sini. Misalnya berbagai macam bunga Anggrek dan satwa liar khas Papua termasuk kuskus tutul hitam, kanguru pohon, burung mandar gunung, hingga ekidna.

Selain membentengi kawasan Jayapura, Cagar Alam Pegunungan Cycloop juga menjadi sumber air bersih bagi masyarakat sekitar. Selain itu, tahukah kamu, kalau batu akik—disebut Batu Cycloop—dari Pegunungan Cycloop termasuk yang paling laku diburu?

 

Pendakian di Pegunungan Cycloop

Pendakian termasuk jarang dilakukan di Pegunungan Cycloop namun tentu tak boleh dilewatkan begitu saja. Karena itu sangat disarankan untuk menggunakan pemandu bagi kamu yang berminat untuk mendaki. Daerah pegunungan dengan ketinggian sedang dapat dicoba oleh pendaki pemula atau cukup dengan melakukan hiking di sekitar kaki gunung saja.

Air terjun Cycloop
Air terjun Cycloop
Air terjun di Pegunungan Cycloop
Air terjun di Pegunungan Cycloop

Sambil menjelajahi hutan cagar alam untuk mengenal lebih dekat alam papua, ada beberapa spot yang bisa kamu datangi. Misalnya mengunjungi air terjun Cycloop sambil melepas lelah sehabis hiking. Kamu perlu berjalan kaki sejauh kurang lebih 3 kilometer atau sekitar 2.5 jam untuk mencapai air terjun ini. Medannya cukup menantang karena kamu harus sedikit mendaki. Namun di sepanjang perjalanan, kami bisa menikmati sejuknya suasana hutan rimbun. Semakin dekat dengan lokasi air terjun, kamu diwajibkan ekstra hati-hati karena trekking agak licin dan berbatu.

Selain itu masih ada juga kali jernih Toladan dan kolam renang komunitas outbond CPA (Club Pecinta Alam) di kaki gunung Cycloop. Atau bisa mampir ke Telaga Biru Cyrayahi—akronim dari Cycloop Ralibhu Yabahei Hikers—merupakan tim yang menemukan telaga ini tahun 2017 lalu. Dari kejauhan, telaga ini terlihat berwarna biru. Di sekitar telaga juga ditemukan satwa seperti burung nuri dan tikus putih atau bisa menemukan kayu Sowang atau Suwang, yang merupakan tumbuhan asli Pegunungan Cycloop.

 

Tips hiking di Papua

Walaupun tujuannya untuk liburan atau plesiran, perjalanan wisata tentunya membutuhkan banyak persiapan. Terlebih kalau kamu ingin hiking menjelajah bumi Papua yang kondisi alamnya masih banyak yang belum terjamah. Misalnya hiking di Cagar Alam Pegunungan Cycloop ini. Berikut beberapa tips yang bisa kamu coba sebelum melakukan pendakian.

    • Ketahui medan seperti apa yang akan kamu hadapi dan spot mana yang akan dikunjungi. Walaupun tidak terlalu tinggi, hiking di Papua kadang memiliki titik terjal.
    • Gunakan pakaian dan sepatu yang nyaman. Jika tidak memiliki sepatu khusus untuk hiking, pilih sepatu olahraga yang nyaman dan menyerap keringat.
    • Bawa perbekalan. Tak semua destinasi di Papua terdapat kios/warung penjual makanan dan minuman yang dekat lokasi.
    • Jangan lupa membawa pemandu berpengalaman yang kenal betul medan di lokasi tujuan.
    • Fokus pada diri, juga instruksi dan larangan di sekitar pendakian.
    • Jangan buang sampah sembarangan.
    • Pahami kondisi tubuh dan jangan paksakan diri.

Baca juga: Paket wisata Cycloop Mountain Tour

Jadi, jangan lupa untuk memasukkan pendakian di Pegunungan Cycloop dalam agenda kamu saat bertandang ke Jayapura, ya! Selamat berpetualang dan mengenal lebih dekat eksotisme alam Papua, Foi moi!

Related Posts